SketsaNusantara.id - Musibah banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera sejak akhir November 2025 telah menyisakan duka mendalam bagi warga terdampak.
Bencana yang memicu kerusakan luas, menelan korban jiwa, serta memaksa ribuan warga mengungsi ini sekaligus menggugah perhatian berbagai pihak, termasuk publik figur tanah air.
Salah satu yang menyuarakan empati dan kepedulian adalah Fiersa Besari, musisi dan penulis yang dikenal aktif dalam isu kemanusiaan dan sosial.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram pribadinya @fiersabesari, Fiersa membagikan pesan panjang tentang rasa dukanya mengetahui banyak saudara sebangsa sedang berjuang menghadapi situasi sulit akibat bencana tersebut.
Dalam unggahannya, ia menuliskan kalimat penuh emosi yang menggambarkan kesedihan dan empatinya kepada para korban.
“Hati saya ikut hancur mendengar kabar bencana di beberapa titik di Sumatra. Terkirim doa dan pelukan dari jauh untuk setiap keluarga yang sedang berjuang melewati masa sulit.” tulis Fiersa.
Lebih lanjut, Fiersa mengajak masyarakat untuk mengutamakan kepedulian pada sesama. Ia menekankan bahwa segala bentuk bantuan memiliki makna, sekecil apa pun kontribusi tersebut.
“Oh ya, kawan-kawan, kalau boleh, untuk sekarang, kita fokuskan kepedulian pada bencana yang menimpa beberapa titik di Sumatra. Kalau nggak bisa bantu tenaga, bantu donasi. Kalau nggak bisa bantu donasi, bantu doa. Sebisa kita, semampu kita,” lanjutnya.
Ajakan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas adalah kekuatan besar, terutama di tengah situasi darurat kemanusiaan. Fiersa juga menegaskan bahwa hal kecil bagi seseorang bisa berarti sangat besar bagi orang yang membutuhkan.
“Apa yang mungkin kecil bagi kita, dapat berarti banyak bagi yang membutuhkan. Barengan berbagi kebaikan.” tambahnya.
Unggahan tersebut ditutup dengan doa penuh harapan agar para korban diberi kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini.
Artikel Terkait
Update Banjir di Sumatera Utara, BNPB Buka Akses Darat yang Terputus hingga Kirim Bantuan via Jalur Udara
Ahli ITB Ungkap Penyebab Banjir Bandang dan Longsor di Sumut, Aceh dan Sumbar, Bukan hanya Siklon Tropis Senyar?
Update Data Korban Bencana Banjir dan Longsor Sumatera, 166 Orang di Sumut Meninggal Dunia
Presiden Rusia Vladimir Putin Ucapkan Rasa Belasungkawa Atas Bencana Banjir yang Melanda Pulau Sumatera
Banjir dan Longsor Meluas di Sumatera, Pemerintah Utamakan Pemulihan Daerah dan Respons Korban di Tengah Risiko Siklon dan MCC
Pengakuan Korban Banjir Pelaku Penjarahan Minimarket, Terpaksa Ambil 3 Bungkus Mie Instan untuk Anak hingga Janji Akan Membayar