Curhatan Jefri Nichol ini memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian netizen mendukung pendapat Jefri dan tak setuju dengan adanya aksi demo yang kerap berujung ricuh.
"Dari dulu ga setuju kalo ada demo ujung-ujungnya ricuh, tapi yang turun ke jalan bukan cuma mahasiswa dan ada yang tiba-tiba warga sipil ikut membaur ngelempar ke polisi yang malah jadi ricuh, atau sebaliknya," komentar akun @jap_aja89.
Ada pula yang memahami pesan Jefri sebagai seruan untuk solidaritas sebagai seruan untuk saling merangkul ketika semuanya bergerak turun ke jalan karena punya misi dan perjuangan yang sama.
"Twit Jefri ini bikin orang sadar, udah bukan waktunya kubu-kubuan, harus saling rangkul, lo liat ferry irwandi, ada dipihak yang sama, tapi masih tetep aja dinyinyirin," komentar @fenugroho.
Baca Juga: Ikut Demo Tolak RUU TNI, Ferry Irwandi Traktir Demonstran Siomay 2 Gerobak: Kalian Nggak Sendiri
Di sisi lain, ada netizen yang tak setuju dengan cuitan Jefri yang malah memecah belah dan malah bikin males massa untuk turun karena khawatir ada kerusuhan di jalan.
"Jef, kenapa lu dengan followers sebanyak itu malah ngetweet yang bikin orang males turun?? lu malah bikin massanya berkurang di saat-saat penting bagi kita untuk melawan. ok bener di saat kaya gini harus saling rangkul tapi stop ngomong yang bikin perpecahan," komentar akun @jinsoul_.
Kritik ini mencerminkan kekhawatiran bahwa pernyataan Jefri, dengan pengaruhnya sebagai publik figur, bisa melemahkan semangat aksi di tengah situasi genting.
Ada pula yang menilai cuitan Jefri Nichol sesuai dengan yang terjadi di lapangan, mengingat ada beberapa yang tersulut emosi saat ikut terlibat aksi demo.
"Kenapa pada banyak yang kritik twit ini? padahal emang bener 100% LoL kalo mental lu belum kuat untuk ikut aksi, mending gak usah ikut turun, lu harus kuat digoblok2in itu pure gaslighting dan kejadian di lapangan, kadang yang dibelain juga ga ngerti, malah saling nyalahin," imbuh akun @oceansh0re.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Demo Tolak UU TNI di Depan Gedung Grahadi Surabaya, Polisi Diduga Tembaki Massa Aksi dengan Water Cannon hingga Lakukan Penculikan
2 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Aparat saat Meliput Aksi Demo di Sukabumi, Begini Respon AJI Bandung Biro Sukabumi
Ketua AJI Surabaya Kecam Tindakan Kekerasan oleh Aparat Terhadap 2 Wartawan yang Meliput Demo, Sebut Polisi Tak Paham Tugas Jurnalis
Aksi Demo Tolak UU TNI Jember Heboh! Di Depan Ratusan Mahasiswa, Anggota DPRD Kabupaten Jember Ini Akui Tak Membaca Draft UU TNI
Aksi Demo Tolak UU TNI di Surabaya Chaos, Jurnalis Berita Jatim Alami Kekerasan Dari Polisi, Aktivis HAM Soroti 3 Hal Ini
Ambulance Bantuan untuk Aksi Demo di Karawang Diduga Dijebak Polisi, Begini Kronologi Lengkapnya