SketsaNusantara.id - Pengajian atau majelis ilmu adalah tempat yang mulia. Di sana, ilmu agama diajarkan sebagai pedoman hidup untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Namun, tidak semua orang datang dengan niat yang benar. Ada yang sungguh-sungguh mencari ilmu, ada yang ingin mendapatkan keberkahan, tetapi ada juga yang datang hanya untuk bercanda atau sekadar mengisi waktu.
Buya Yahya menegaskan bahwa kehadiran seseorang di pengajian atau majelis ilmu tanpa niat yang benar akan membuat ilmu itu tidak memberikan manfaat.
Baca Juga: Hukum Tak Hafal Al Fatihah saat Sholat, Buya Yahya Berikan Solusi Menurut Kesepakatan Para Ulama
Ilmu hanya akan masuk ke hati mereka yang datang dengan keinginan kuat untuk mendekatkan diri kepada Allah.
"Tanpa niat yang benar, majelis ilmu tidak akan membawa manfaat. Yang penting adalah kerinduan kita untuk kembali kepada Allah," ujar Buya Yahya dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal YouTube Buya Yahya Official.
Buya Yahya menekankan bahwa hadir di majelis ilmu bukan sekadar duduk dan mendengarkan, tetapi membuka hati untuk menerima petunjuk Allah.
Baca Juga: Jangan Sampai Keliru, Ini 5 Bacaan yang Wajib Ada dalam Sholat Menurut Buya Yahya
Jika seseorang datang hanya karena kebiasaan atau bahkan sekadar untuk bercanda, maka ilmunya tidak akan meresap.
Orang yang datang ke pengajian hanya untuk tertawa-tawa atau bercanda dengan teman-temannya bisa saja tidak sadar bahwa mereka sedang menyia-nyiakan kesempatan besar.
Pasalnya, ilmu agama bukan hiburan, melainkan bekal untuk kehidupan dunia dan akhirat.
Majelis ilmu bukan sekadar tempat berkumpul. Ada keberkahan yang hanya bisa diperoleh oleh mereka yang hadir dengan niat yang benar.
Buya Yahya juga mengingatkan bahwa ada orang-orang yang rajin beribadah, tetapi niatnya bukan untuk Allah, melainkan untuk mendapat pujian dari manusia.