Selain itu, banyak kebaikan-kebaikan berupa syafaat (pertolongan), maghfirah (ampunan), dan itqun min adzabin naar (pembebasan dari siksaan api neraka).
4) Waktu puasa paling baik setelah Ramadhan
Rasulullah SAW paling sering melakukan puasa setelah bulan Ramadhan adalah pada waktu Syaban.
Baca Juga: Khutbah Jumat NU Tema Isra Miraj 2025: Pentingnya Penghambaan Total kepada Allah SWT
Selain melatih diri untuk bersiap menyambut puasa Ramadhan 1 bulan penuh.
Nabi Muhammad SAW senang berpuasa di bulan Syaban, sebab menurut sebuah riwayat bahwa amalan terangkat sampai ke Rabb semesta alam.
Puasa di bulan Syaban juga bisa digunakan untuk mengqadha puasa Ramadhan. Seperti hadits berikut:
"Jika aku berhutang puasa Ramadhan, maka tidak dapat mengqadhanya kecuali pada bulan Sya'ban." (HR Bukhari pada Kitab ke-30, Kitab Shaum bab ke-40, bab kapan dilaksanakannya qadha shaum Ramadhan)
5) Bulannya Al Quran
Keutamaan bulan Syaban lainnya yaitu disebut sebagai bulannya Al Quran, sebab saat itu merupakan bulan baik bagi pembaca Al Quran, selain puasa.
Dengan mengamalkan puasa dan memperbanyak membaca Al Quran di bulan Syaban, maka seorang hamba bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!