SketsaNusantara.id - Peringatan Isra Miraj bisa menjadi momen terbaik untuk memperkenalkan dan mengajarkan sholat kepada anak-anak.
Perintah untuk mendidik anak agar mampu melaksanakan ibadah shalat telah ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam berbagai hadis.
Salah satu riwayat penting yang sering menjadi pedoman bagi umat Islam adalah perintah untuk mulai mengajarkan sholat pada anak sejak usia 7 tahun.
Hal ini menegaskan bahwa pendidikan agama, khususnya shalat, harus dimulai sedini mungkin dengan tahapan yang bijaksana.
Dikutip SketsaNusantara.id dari NU.or.id, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda:
“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mengerjakan sholat ketika mereka berusia tujuh tahun. Kemudian, pukullah mereka untuk mengerjakan shalat ketika mereka berusia sepuluh tahun. Dan pisahkanlah tempat tidur di antara mereka.” (HR. Abu Daud).
Dari hadis ini, dapat dipahami bahwa pendidikan sholat dilakukan secara bertahap dengan pendekatan sesuai usia anak.
Peristiwa Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW adalah momen yang tepat untuk memperkenalkan ibadah shalat kepada anak-anak.
Sejarah Isra Miraj tidak hanya mengajarkan asal-usul kewajiban sholat, tetapi juga mengandung pesan spiritual yang mendalam.
Anak-anak yang masih berada dalam usia dini, yaitu 0-8 tahun, sedang berada pada masa keemasan perkembangan mental dan spiritual.
Orang tua dapat memanfaatkan berbagai media untuk mengenalkan sejarah ini. Membacakan kisah Isra Miraj, memutar audio cerita, atau menunjukkan video animasi dapat menjadi cara menarik untuk membangkitkan minat anak terhadap sholat.