religi

Meminta atau Mendikte Allah? Gus Baha Ungkap 2 Adab dalam Doa: Berdoa Itu yang…

Selasa, 14 Januari 2025 | 05:00 WIB
Ilustrasi berdoa yang tidak mendikte Allah sebagaimana dijelaskan Gus Baha (Pexels.com/Pavel Danilyuk)

 

SketsaNusantara.id - Doa menjadi salah satu ikhtiar yang dilakukan seorang muslim dalam meraih sesuatu.

Setelah berusaha, seorang muslim sepatutnya berdoa, meminta kepada Allah agar apa yang diinginkan terkabul, barulah bertawakal atas segala keputusan-Nya.

Bahkan keutamaan doa juga pernah disampaikan Rasul dalam hadist riwayat HR Bukhori yang berbunyi Doa itu adalah otak ibadah.

Baca Juga: Gus Baha Bagikan Dzikir Pendek Amalan Rasulullah SAW, Bisa Dibaca Saat Hati Gelisah, Manjur!

Kekuatan doa juga bisa mengubah takdir seseorang sebagaimana dikutip dari hadist riwayat Al-Hakim, Tak ada yang dapat mencegah takdir, kecuali doa.

Selain itu, doa juga bisa mendatangkan rahmat bagi umat muslim seperti yang tercantum dalam Al Quran Surat Al A’raf ayat 56.

Namun adakalanya, dalam berdoa seseorang terlihat seperti ‘menuntut’ sesuatu kepada Allah.

Baca Juga: Cek! Waktu Terbaik Puasa Rajab Menurut Gus Baha, Ada 2 Pilihan, Sesuaikan dengan Kemampuan

Padahal, menurut Gus Baha, berdoa yang disertai unsur mendikte atau menuntut, termasuk melewati batas, yang merupakan hal yang tidak disukai Allah.

“Allah itu nggak suka orang yang melewati batas. Termasuk melewati batas dalam doa, karena ada unsur mendikte Allah,” ungkap Gus Baha dalam video ceramah yang diunggah akun TikTok @suudberau.

Selain berlebihan dalam meminta sesuatu, berdoa tanpa mensyukuri nikmat yang telah diberikan juga termasuk berlebih-lebihan atau melewati batas.

Baca Juga: Gaya Hidup Disorot! Mobil Mewah Gus Miftah Dibandingkan dengan Kendaraan Sederhana Gus Baha, Netizen Heboh: Beda Level!

“Berlebihan tadi misalnya minta sesuatu yang terlalu besar atau permintaan kemarin saja, kita nggak bisa mensyukuri,” ujar ulama asal Rembang tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini