religi

Apa Hukum Bullying dalam Islam? Pahamilah Fakta dan Penjelasannya Sesuai Syariat

Rabu, 25 Desember 2024 | 05:00 WIB
Ilustrasi. Hukum bullying dalam Islam yang wajib dipahami generasi zaman sekarang. (Pexels.com/Yan Krukau )

SketsaNusantara.id - Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, bullying sering dianggap remeh.

Namun, bagi umat Islam, bullying atau perundungan bukanlah hal sepele. Islam menekankan pentingnya menjaga kehormatan sesama. Tindakan bullying jelas bertentangan dengan nilai-nilai ini.

Pernahkah Anda menyaksikan atau bahkan mengalami bullying? Perundungan bisa terjadi di mana saja, termasuk lingkungan kerja atau keluarga. Korbannya sering merasakan trauma mendalam.

Baca Juga: 4 Terduga Pelaku Bullying SMA Binus Simprug yang Ajak Duel Korban di Toilet Sekolah, Anak Ketua Partai?

Maka dari itu, Islam hadir dengan ajaran yang melindungi setiap individu dari tindakan ini.

Setiap muslim harus memahami bahwa setiap kata memiliki dampak. Terkadang, candaan yang dianggap ringan justru menyakiti hati orang lain. Dalam Islam, menjaga lisan adalah bagian dari iman. Lalu, apa konsekuensi bullying menurut syariat?

Dosa bullying tak hanya menyangkut hubungan antar manusia. Allah mencatat semua perbuatan, baik dan buruk.

Baca Juga: Geger Dugaan Kasus Bullying, Berapa Biaya Masuk SMA Binus School Simprug? SPP-nya 3 Kali Lipat UMR Jakarta

Jika pelaku tidak meminta maaf kepada korban, dosanya tidak akan diampuni. Hukum ini menunjukkan betapa seriusnya Islam menentang bullying.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs Kemenag.go.id, bullying termasuk tindakan kekerasan. Padahal, Allah SWT berfirman dalam surah Al-Hujurat ayat 11:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok). Dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri.

Baca Juga: Kronologi Kasus Dugaan Bullying di SMA Binus Simprug, Sempat Mediasi 4 Kali hingga Lapor Polisi Sejak Januari 2024

Dari ayat tersebut sudah sangat jelas bahwa penghinaan adalah perbuatan yang sangat buruk, baik itu secara ucapan hingga serangan fisik.

Halaman:

Tags

Terkini