SketsaNusantara.id - Belakangan, pepatah Islam yang berbunyi ‘Adab dulu baru ilmu’ viral di media sosial.
Pepatah tersebut rupanya berkaitan dengan sikap Gus Miftah kepada penjual es teh dalam sebuah acara di Magelang.
Kalimat bermakna dalam tersebut pun ramai dijadikan caption, status hingga quotes dalam poster.
Lantas apa sebenarnya makna dari pepatah ‘Adab dulu baru Ilmu’ tersebut?
Ungkapan ‘Adab dulu baru ilmu’ secara tak langsung merupakan penegasan akan pentingnya adab sebagai pondasi bagi seseorang saat mendalami ilmu.
Dengan berpondasi pada adab, diharapkan agar ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat.
Adab sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti kehalusan dan kebaikan budi pekerti, kesopanan dan akhlak.
Selain itu, dikutip SketsaNusantara.id dari situs Rumah Zakat, adab dalam Islam yakni merujuk pada cara bersikap, menghormati orang lain serta menjalani hidup dengan akhlak yang baik.
Sedangkan menurut KH Muhammad Hasyim Asy’ari yang mengutip pendapat para ulama, adab adalah hasil akhir dari rangkaian tauhid, iman dan syariat.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Kebahagiaan dengan Ilmu, Fahruddin Faiz: Kuasai Sebanyak Mungkin
Jika disimpulkan, orang yang memiliki adab hampir bisa dipastikan bisa menjalankan syariat, keimanan hingga ketauhidan dengan benar.