religi

Nasihat Gus Baha: Amal Sebaiknya Dipamerkan Apa Tidak? Janganlah Terlalu Menutup Diri

Minggu, 17 November 2024 | 05:00 WIB
Gus Baha menjelaskan tentang apakah amal sebaiknya dipamerkan atau tidak. ( X/ @kyai_think.)

SketsaNusantara.id - Sebagian besar orang pasti berpendapat bahwa amal lebih baik tidak usah dipamerkan.

Pendapat tersebut juga ada dasarnya karena sebaik-baiknya amalan adalah yang tidak dilakukan karena riya alias pamer.

Pamer yang dimaksud tentu saja untuk tujuan negatif, yakni agar mendapatkan pujian dari orang lain. Pamer dengan tujuan tersebut adalah bagian dari kesombongan manusia.

Baca Juga: Doyan Traveling? Gus Baha Ungkap Makna Rekreasi yang Sejalan dengan Makna Perjalanan Para Nabi

Namun, Gus Baha juga mengingatkan bahwa amal itu bisa saja dipamerkan.

Ulama kharismatik ini merujuk pada pendapat Imam Ghazali tentang amal yang sebaiknya ditunjukkan atau tidak.

Justru, kalau seseorang memahami dan punya kemampuan untuk menjaga agar tidak riya, amal justru sebaiknya ditunjukkan.

Baca Juga: Sedikit-Sedikit Bilang Langsung Niru Kanjeng Nabi? Gus Baha Sampaikan Pesan dari Mbah Moen: Banyak yang Anti Wasilah

"Baik yang mana, amal dipertontonkan sama tidak? Terus kata Imam Ghazali, kalau orang itu bisa jaga tidak riya, maka sebaiknya dipertontonkan, karena kebaikan harus yang muncul," kata Gus Baha, dikutip dari video shorts akun Youtube @AlGhifari27.

Gus Baha lalu menyebut soal humul alias sikap menutupi diri.

Dalam konteks amal, sikap humul memang bagus dan dianjurkan karena untuk mencegah kebiasaan riya.

Baca Juga: Nasihat Gus Baha: Inilah Penyebab Kesengsaraan Hidup, Maka Kenalilah Musuhmu

Namun, orang yang terlalu mendewa-dewakan humul juga diingatkan oleh Gus Baha. Pasalnya, Imam Ghazali juga mengingatkan tentang salah satu syarat kenabian.

Syarat yang dimaksud adalah mengumumkan bahwa beliau adalah seorang nabi.

Halaman:

Tags

Terkini