2. Angkatan Kedua, Tahun 1421-1436
Setelah wafat di tahun 1419, Maulana Malik Ibrahim digantikan oleh Raden Rahmat alias Sunan Ampel.
Di angkatan ini, anggota Wali Songo adalah Raden Rahmat (Sunan Ampel), Maulana Ishaq, Maulana Ahmad Jumadil Kubra, Maulana Muhammad al Maghribi, Maulana Malik Isra’il, Maulana Muhammad Ali Akbar, Maulana Hasanuddin, Maulana Aliyuddin, dan Syekh Subakir.
3. Angkatan Ketiga, Tahun 1436-1463
Tahun 1435 diadakan sidang Wali Songo untuk menggantikan 2 anggota yang telah meninggal, yakni Sykeh Maulana Malik Israil dan Syekh Maulana Ali Akbar.
Di periode ini, anggotanya adalah Sunan Ampel, Maulana Ishaq, Maulana Ahmad Jumadil Kubra, Maulana Muhammad al-Maghribi, Ja’far Ṣadiq (Sunan Kudus), Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati), Maulana Hasanuddin, Maulana Aliyuddin, dan Syekh Subakir.
4. Angkatan Keempat, Tahun 1463-1466
Terjadi penambahan/penggantian anggota secara bertahap, yaitu Raden Paku (Sunan Giri), Raden Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang), Raden Said
(Sunan Kalijaga), dan Raden Maseh Munat (Sunan Drajat).
5. Angkatan Kelima, Tahun 1466-1478
Setelah wafatnya Maulana Ahmad Jumadil Kubra dan Maulana Muhammad Maghribi, diangkatlah 2 anggota baru yakni Raden Patah dan Fathullah Khan.
6. Angkatan Keenam
Berhubung Raden Patah hendak diangkat menjadi pemimpin Kesultanan Demak yang sedang dipersiapkan, diangkatlah putra Sunan Kalijaga menjadi penggantinya, yakni Raden Umar Said alias Sunan Muria.
Di periode ini juga ikut menyusul sebagai anggota, yakni Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Tembayat.***