Di tengah tumpukan beban itu, kita kerap lupa untuk mengambil jeda dan menarik napas.
Padahal, setiap masalah yang datang adalah bagian dari perjalanan, memaksa kita untuk terus bergerak maju.
Dengan menerima bahwa masalah adalah bagian tak terpisahkan dari hidup, kita bisa menemukan kekuatan dalam diri untuk menavigasi tiap rintangan.
Itulah yang dimaksud memiliki kecerdasan secara emosi.
"Mampu mengelola problem, tidak hancur karena problem," pungkas Fahruddin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!