Meskipun memiliki nafsu dan syahwat, tetapi manusia itu dapat mengalahkannya demi ketaatan pada Allah SWT.
Baca Juga: Cara agar Tidak Malas Menurut Ajaran Islam, Fahruddin Faiz: Percuma jika Punya Cita-Cita...
"Maka kalau ada manusia kok patuh taat tulus pada Allah, dia luar biasa bahkan lebih dari malaikat, kenapa? Dia ini masih punya syahwat punya hawa nafsu, tapi bisa mengalahkannya untuk patuh taat pada Allah," lanjut Fahruddin.
Itulah mengapa manusia disebut memiliki derajat lebih tinggi.
Namun, Fahruddin juga mengingatkan tentang manusia yang bisa menjadi lebih rendah dari binatang.
"Sebaliknya, manusia itu bisa asfala safilin, sangat rendah, bahkan lebih rendah dari binatang," kata Fahruddin.
Binatang hanya mengandalkan nafsu dan syahwat, dan sungguh buruk seorang manusia jika ia lebih rendah dari binatang.
Pasalnya, manusia sebenarnya diberi kelebihan dari binatang, yakni memiliki akal.
Bisa dibayangkan betapa rendahnya manusia dibandingkan binatang karena selalu menggunakan nafsu dan syahwat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!