Berpijak pada sudut pandang Sunan Kalijaga itulah, Fahruddin menjelaskan konsep berpikir orang Jawa terkait kebatinan.
Baca Juga: 3 Karakter Manusia Menurut Fahruddin Faiz, Nomor 3 Sering Dijumpai di Medsos
Konsep tersebut pada dasarnya menegaskan bahwa yang paling penting adalah isinya, bukan wadahnya.
"Nah ini cara berpikir Jawa seperti khas. Jadi orang Jawa ya lebih ke batin, makanya kebatinan Jawa terkenal kan, Kejawen itu arahnya pasti ke kebatinan," lanjut Fahruddin.
Penjelasan mengenai konsep itu terkait dengan sholat dan perilaku buruk yang masih dilakukan.
Fahruddin pun memaparkan jika orang masih menggunakan cara berpikir hanya dari melihat wadahnya, berarti sama saja dengan membenarkan pandangan negatif dari kaum orientalis.
Selama ini, kaum orientalis yang punya motif politis, ekonomi, dan keagamaan selalu memandang Islam secara negatif.
"Kalau cara berpikirnya hanya lihat wadahnya, berarti orientalis yang baca Islam itu bener, kita kan ngritik orientalis itu karena mereka ndak ngerti isinya Islam," pungkas Fahruddin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!