Keyakinan itu juga yang mempelopori nama kelompok tersebut yaitu Bani Fatimiyah.
Kelompok ini berasal dari Afrika bagian utara yang meliputi Mesir, Afrika Utara dan Suriah dan berkuasa selama 2 abad.
Daulah ini berkuasa di awal abad ke-4 Hijriyah yang membuat para ulama sepakat bahwa peringatan Maulid Nabi baru muncul setelah berakhirnya Al Quruun Al Mufadhdholah atau 3 abad paling utama dalam umat Islam.
“Artinya peringatan maulid ini belum pernah ada di zaman nabi,” seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Yufid.TV tanggal 10 November 2019.
Sementara itu, menurut ulama Imam Syamsuddin As-Sakhawi peringatan Maulid Nabi belum pernah dinukilkan dari ulama terdahulu yang termasuk ke dalam 3 generasi utama di atas.
Bani Fatimiyah ini menggunakan peringatan Maulid Nabi untuk menyebarkan aqidah dan kesesatannya.
Mereka mengambil simpat umat Islam dengan berpura-pura cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Walau begitu, ada juga versi lain yang menyebutkan peringatan Maulid Nabi dimulai sejak masa Salahudin Al-Ayyubi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!