religi

Apakah Kyai Harus Punya Pondok? Ternyata Ini Makna dan Tugas Sebenernya Menurut Buya Yahya

Jumat, 9 Agustus 2024 | 10:30 WIB
Santri, Kyai tanpa pondok pesantren menurut Buya Yahya. (Instagram @buyayahya_albahjah)

SketsaNusantara.id - Santri merupakan pilar utama dalam upaya menyebarkan ilmu agama Islam di tengah masyarakat, dengan misi mulia untuk berdakwah setelah lulus dari pesantren.

Buya Yahya, pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, menegaskan bahwa para santri harus selalu bersyukur atas kesempatan mereka belajar di pesantren.

Setelah menimba ilmu di pesantren, para santri memiliki tanggung jawab besar untuk menyebarkan ilmu yang telah mereka pelajari.

Baca Juga: Amalan dari Kyai Abdul Ghofur Lamongan Supaya Disenangi Banyak Orang, Lancar Memikat Hati Sesama Manusia

Melansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube MicroStrategy, Buya Yahya menekankan bahwa dakwah bisa dilakukan melalui berbagai media.

Hal ini termasuk secara tradisional dari mimbar ke mimbar, maupun dengan memanfaatkan teknologi digital.

Meskipun tantangan dalam berdakwah kerap muncul, seperti ketika seorang santri kembali ke kampung halaman yang sudah dipenuhi kyai atau tokoh agama.

Baca Juga: Amalan dari KH Muhammad Bakhiet Barabai, Baca 2 Surat Ini agar Menjadi Penghuni Surga

Buya Yahya mengingatkan bahwa hal ini tidak boleh menyurutkan semangat mereka.

Buya Yahya menekankan pentingnya sikap tawadhu yang tepat dalam berdakwah.

Santri tidak boleh merasa kehilangan kewajiban hanya karena sudah ada kyai sepuh di daerah tersebut.

Baca Juga: 1 Amalan dari KH Uzairon T.A Magetan untuk Mudah Mendatangkan Rezeki, Uang Datang Berlimpah Sejak Membuka Pintu Rumah

Justru, mereka harus memahami peran mereka sebagai pendakwah ‘junior’ yang mendukung dan memperkuat dakwah para kyai ‘senior’.

Dengan cara ini, rantai dakwah akan terus terjaga dan semakin kuat.

Halaman:

Tags

Terkini