SketsaNusantara.id - Rezeki setiap muslim di dunia telah diatur dan dijamin oleh Allah SWT.
Rezeki didefinisikan sebagai pemberian Allah SWT yang berupa segala sesuatu untuk dapat melanjutkan kelangsungan hidup.
Rezeki bisa saja material seperti uang, makanan, barang dan lain sebagainya, adapun juga berupa kesehatan baik jasmani maupun rohani.
Untuk mendapatkan rezeki tak semata-mata meminta kepada Allah SWT, perlu adanya upaya atau berusaha untuk mewujudkannya.
Upaya tersebut semisal seseorang haris bekerja agar mendapatkan rezekinya. Selain bekerja, tak lupa juga berdoa agar diberikan kelancaran dalam mencari rezeki.
Dari sini dapat diketahui, adanya campur tangan Allah SWT dari setiap rezeki yang telah diterima melalui doa-doa yang telah tersampaikan.
Terdapat sebuah amalan atau doa agar senantiasa kita dikejar oleh rezeki, bukan berniat selalu meminta namun rezeki bakal datang secara sendirinya.
Amalan dikejar rezeki ini datang dari ulama besar sekali pengasuh Pondok Pesantren Darul Hadits al-Faqihiyyah Malang bernama Al Habib Abdurrahman bin Abdullah Bilfaqih.
Dalam penggalan video ceramah Al Habib Abdurrahman bin Abdullah Bilfaqih yang dikutip SketsaNusantara.id dari Tiktok @dnagrypzo71, amalan dikejar rezeki ini dilaksanakan dengan cara berpuasa selama 40 hari dengan membaca doa tertentu.
Namun, disampaikan jika belum tergerak untuk melaksanakan puasa tersebut, dapat digandengkan dengan puasa sunnah Syawal dan puasa wajib Ramadhan.
Namun ketika Hari Raya Idul Fitri dilarang untuk melaksanakan puasa.