religi

Tumenggung Sumodiningrat, Singo Barong Yogyakarta, Ulama Tanah Jawa yang Mulai Terlupa, Mati Mengenaskan di Tangan Lawan

Senin, 5 Agustus 2024 | 20:43 WIB
Ilustrasi - Potret Tumenggung Sumodiningrat Singo Barong Yogyakarta (Tangkap layar youtube MT Darul Hasyimi Jogja)

Singo Barong Yogyakarta ini rupanya memiliki darah keturunan biru, ayahnya masih memiliki keturunan dari Bupati Mataram Kuno, sementara ibunya adalah anak dari Sultan Hamengkubuwana I.

Melansir dari youtube channel Senyum Indonesia, dikisahkan bahwa pertarungan sengit antara tentara Inggris dan Sepoy melawan tentara keraton berlansung dari tanggal 18 Juni sore hingga tanggal 20 Juni tahun 1812.

Baca Juga: Dapat Surat Tugas dari DPP PDI Perjuangan, Hendy Siswanto Masih Buru Rekom dari Partai Lain

Tentara Inggris dan Sepoy menggunakan Benteng Vredeburg sebagai markas pertahanan, sementara tak jauh dari situ Benteng Keraton digunakan Singo Barong dan pasukannya untuk mempertahankan Keraton Yogyakarta.

Berdasarkan catatan Captain William Thorn pertahanan keraton kala itu hanyalah berupa parit basah yang lebar dan jembatan jungkit yang diperkuat dengan 100 meriam, sementara Inggris memiliki 1000 serdadu berseragam merah serta tambahan serdadu lain dari India dan Eropa.

Singkat cerita keraton Yogyakarta berhasil dikuasai Inggris, Tumenggung pasukan Sumodiningrat kocar-kacir.

Tumenggung Sumodiningrat berhasil dibekuk lawan, tubuhnya penuh darah dari amukan lawan, pakaiannya dijarah, mayatnya dimutilasi.

Baca Juga: Terkenal Alim dan Sering Datang ke Kajian, Syifa Hadju Keciduk Dugem Bareng El Rumi

Baru keesokan harinya jasad Sumodiningrat diamankan oleh pasukannya untuk dikubur secara layak.

Tumenggung Sumodiningrat dimakamkan di wilayah Jejeran, Pleret, Bantul.

Sumber lain menyebutkan bahwa yang meninggal di Yogyakarta bukanlah Tumenggung Sumodiningrat melainkan saudaranya yang mirip dengan menantu Hamengkubuwana II tersebut.

Melansir dari humas.jatengprov.go.id Tumenggung Sumodiningrat memiliki julukan lain selain Singo Barong yaitu Syekh Kramat Jati dan memiliki nama Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya seorang ulama dan pejuang yang garang seperti singa sehingga dijuluki sebagai Singo Barong.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini