Dilansir SketsaNusantara.id dari Tiktok @musi_bookstore, menurut Mbah Husein Ilyas, surat Al-An'am dalam Al-Qur'an memiliki keistimewaan khusus.
Ketika Malaikat Jibril AS menyampaikan surat ini kepada Nabi Muhammad SAW, surat tersebut dibawa sekaligus oleh 70.000 malaikat.
Hal ini menunjukkan betapa istimewanya surat Al-An'am. Mbah Husein Ilyas menekankan bahwa inti dari surat Al-An'am adalah ayat ke-103 yang berbunyi:
لَا تُدۡرِكُهُ الۡاَبۡصَارُ وَهُوَ يُدۡرِكُ الۡاَبۡصَارَۚ وَهُوَ اللَّطِيۡفُ الۡخَبِيۡرُ
Latin: Lâ tudrikuhul-abshâru wa huwa yudrikul-abshâr, wa huwal-lathîful-khabîr
Artinya: "Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui."
Mbah Husein Ilyas mengajarkan, bahwa siapa saja yang membaca ayat ini sebanyak 300 kali dalam sehari semalam, maka jasadnya tidak akan rusak dan kain kafannya tetap baru.
Amalan ini tidak memiliki target ketat, sehingga dapat dilakukan setiap hari, seminggu sekali, sebulan sekali, atau bahkan seumur hidup sekali saja.
Mbah Husein Ilyas menegaskan bahwa konsistensi dalam beramal merupakan kunci utama untuk mencapai husnul khotimah.
Amalan yang ia ajarkan bukan sekadar ritual, tetapi sebuah bentuk pengabdian kepada Allah SWT yang membawa keberkahan dalam kehidupan dan kematian.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube PP Sunan Drajat, Mbah Husein Ilyas juga menyampaikan bahwa amalan ini tidak hanya bermanfaat untuk menjaga keutuhan jasad, tetapi juga membawa pahala yang setara dengan menjadi seorang hafidz atau hafidzoh (penghafal Al-Qur'an).
Pondok pesantren yang diasuh oleh Mbah Husein Ilyas selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan beribadah.