Futuh merupakan ketersingkapan, kemenangan, kesuksesan, terbukanya mata hati dan terbukanya hati dan pikiran.
Sehingga, jika mengalami sebuah kesempitan atau terbelenggu oleh sebuah situasi yang membuat hati tak berprasangka jernih, wirid ini bisa diamalkan.
Bagaimana bunyi amalan ijazah wirid Nabi Yunus as tersebut?
Bunyi wirid sang nabi tertuang dalam Al Qur'an dalam Surat Al Anbiya ayat 87, yang berbunyi:
Baca Juga: Amalan Sebelum Tidur dari KH Ahmad Asrori Al-Ishaqi Agar Dibangunkan Ketika Waktu Tahajud
لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
la ilaha illa anta sub-hanaka inni kuntu minaz-zalimin
Artinya:
"Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim."
Amalan wirid atau doa Nabi Yunus tersebut memiliki jumlah ulangan bacaan untuk bisa dirutinkan.
1) Dibaca minimal sebanyak 41 kali
Faedah membaca amalan ijazah wirid Nabi Yunus as di atas sebanyak 41 kali supaya memperoleh futuh.
2) Dibaca sebanyak 1000 kali