Ujian tersebut tidak lain adalah petunjuk untuk menyembelih putra tersayang nabi ismail yang pada akhirnya digantikan menjadi seekor domba atau yang dikenal sekarang adalah Idul Adha Kurban.
Ujian serupa dirasakan oleh KH. Muhammad Shiddiq, dituliskan bahwa Mbah Shiddiq ketika sedang menimba air di sumur mendapatkan emas batangan.
Namun, KH. Muhammad Shiddiq mengembalikan emas batangan tersebut sembari berdoa kepada Allah SWT untuk meminta memiliki keturunan yang baik.
Doa tersebut seperti telah dikabulkan oleh Allah SWT, beberapa putra dari KH. Muhammad Shiddiq menjadi ulama penting di Indonesia, yakni KH Mahfud Shiddiq yang menjadi Ketua Umum PBNU dan KH Ahmad Shiddiq menjadi Rais 'Aam PBNU.
Belum cukup sampai disitu, cucu KH. Muhammad Shiddiq yang bernama KH Ali Mansur menjadi ahli sholawat hingga menciptakan sholawat bandar dan masih banyak lagi penerus yang mengikuti jejak Mbah Shiddiq sebagai ulama.***