Keunikan ini menjadi karomah untuk Mbah Sholeh sekaligus Sunan Ampel. Ketika ia pergi, kondisi Masjid Ampel cukup memprihatinkan.
Tidak ada santri yang menyamai perilaku Mbah Sholeh dalam mengabdikan dirinya di lingkungan pesantren.
Bahkan kondisi Masjid Ampel tidak bersih seperti saat Mbah Sholeh masih hidup. Sehingga Sunan Ampel sempat menyebutkan namanya.
Ia menyebutkan nama Mbah Sholeh karena rindu akan kehadiran santri terbaiknya setelah tidak ada di dunia.
Dari doa tersebut akhirnya Allah mengijabah. Konon, hadir sosok pria yang mirip dengan Mbah Sholeh.
Kehadiran pria tersebut cukup membuat Sunan Ampel terobati akan rindu dengan santri terbaiknya.
Kebiasaan pria yang mirip Mbah Sholeh itu juga memiliki kebiasaan yang sama. Yakni suka membersihkan Masjid Ampel.
Namun tak lama, sosok itu meninggal dunia. Uniknya, setiap sosok yang mirip dengan Mbah Sholeh itu meninggal dunia.
Kerap datang pria pengganti yang mirip dengan Mbah Sholeh. Mulai dari raga sampai kebiasaannya.
Karomah ini berhenti sampai kesembilan kalinya. Yakni ketika Sunan Ampel wafat, maka kehadiran sosok yang menyerupai Mbah Sholeh sudah tiada.
Alhasil jika kalian mampir ke wilayah makam Mbah Sholeh di sebelah Masjid Ampel. Di sana ada sembilan makam.