Sampai akhir hayatnya menjadi bagian dari Walisongo hingga wafat pada Tahun 1481 di Demak.
Baca Juga: Penuh Pembelajaran, 5 Gapura Peninggalan Sunan Ampel, Punya Arti Masing-masing, Pertama...
Namun ia dimakamkan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Lokasi makam tersebut ada di Masjid Ampel.
Rupanya Sosok Sunan Ampel ini pernah menduduki sebagai pangeran di kerajaan tempat dirinya tinggal.
Sebagaimana dalam tayangan YouTube Ensiklopedia Islami dijelaskan bahwa ia lahir di Champa.
Saat itu di wilayah sana ada sebuah kerajaan. Yakni Kerajaan Champa yang dipimpin oleh kakeknya.
Lantaran sang kakek merupakan ayah dari Dewi Candra Wulan. Yakni ibu dari Sunan Ampel, Walisongo.
Sehingga ia memiliki keturunan darah biru atau ningrat. Belum lagi ia termasuk dalam keponakan Raja Brawijaya, Majapahit.
Baca Juga: Nama Asli 9 Wali Songo dan Asal Usul Julukannya, Ada yang Bergelar Pangeran hingga Paus-nya Jawa
Namun, memiliki status raja atau pangeran tidak membuatnya menjadi sosok yang sombong.
Ia justru semakin semangat dalam menuntut ilmu Agama. Bahkan ia sampai diberi hadiah tanah yang dibangun masjid di Desa Ampel.
Tanah tersebut merupakan hadiah dari Raja Majapahit karena jasanya dalam mendidik keluarga kerajaan pada saat itu.
Usai menjadi Pangeran, Sunan Ampel berkelana hingga tanah Jawa untuk meneruskan perjuangan sang ayah menjadi pendakwah.