Peninggalan tiang masjid milik Sunan Kalijaga ini ternyata dibuat dari serpihan pohon jati yang disatukan.
Serpihan pohon jati itu disatukan kembali dengan diikat dengan alat seadanya pada zaman tersebut.
Uniknya, soko tatal milik Sunan Kalijaga ini begitu kuat meski hanya terbuat dari serpihan pohon jati.
Konon, pembuatannya juga hanya dalam satu malam. Tentu soko guru milik Sunan Kalijaga mengandung makna.
Makna tersebut adalah sebuah simbol persatuan dan kekuatan umat Islam. Sesuai dengan kokohnya tiang tersebut.
Tiang yang diwakafkan oleh Sunan Kalijaga ini sampai sekarang masih menjadi pusat perhatian para wisatawan.
Soko tatal ini dijaga dan dirawat dengan baik oleh pihak museum yang tidak jauh dari Masjid Agung Demak.
Demikian fakta di balik Soko Guru peninggalan Wali Songo. Salah satunya peninggalan Sunan Kalijaga yang paling unik.***