2. Merubah Pasir Menjadi Barang Dagang
Selain menyebarkan Agama Islam, kegiatan anggota Walisongo ini juga mendalami dunia perdagangan.
Menariknya, Sunan Giri menggunakan sistem perdagangan yang cukup unik. Ia membolehkan para pelanggan untuk berhutang.
Bahkan para pelanggan boleh mencicil barang yang dibeli dari lapak Sunan Giri. Tak berhenti sampai situ saja, ia bahkan sering menghibahkan barang dagangannya kepada fakir miskin.
Karena aksi Sunan Giri tidak diterima oleh salah seorang kawannya. Abu Hurairah yang merupakan kepercayaan Nyai Ageng Pinatih langsung pulang dengan tidak membawa keuntungan.
Sebab pada saat itu, apa yang ditakutkan oleh Abu Hurairah terjadi. Yakni ketika para pelanggan lari dari tanggung jawab alias enggan membayar barang yang sudah dibeli.
Ia pun pulang dengan tangan kosong. Sunan Giri menyuruhnya mengisi pasir di sebuah karung.
Ajaibnya, pasir itu berubah menjadi damar dan rotan yang tentu menggantikan kerugian selama berdagang.
Kesaktian itu lah yang dimiliki oleh Sunan Giri. Membuat dirinya dikenal sebagai petarung hebat pada zamannya karena tidak sedikit yang mengajak untuk adu kesaktian.***