SketsaNusantara.id - Idul Adha atau yang disebut sebagai Hari Raya Kurban jadi salah satu hari istimewa bagi umat Islam.
Hari Raya Idul Adha diperingati setiap tahun pada tanggal 10 Dzulhijjah menurut kalender Hijriah.
Bulan Dzulhijjah identik dengan ibadah atau amalan sunnah, termasuk puasa di Hari Arafah hingga berkurban di hari Raya Idul Adha.
Bagi umat muslim yang memiliki kemampuan materi dan dianjurkan untuk berkurban atau menjadi shohibul kurban.
Berkurban di waktu Idul Adha merupakan amalan sunnah muakad bagi yang mampu atau sangat dianjutkan, namun bukan diwajibkan.
Ada riwayat dalam hadits dari Al Baihaqiy yang menceritakan Abu Bakar dan Umar bin Khattab tidak berkurban dalam 1-2 tahun.
Hal ini dilakukan karena khawatir orang-orang saat itu mengganggap bahwa menjadi shohibul kurban adalah kewajiban.
Hewan kurban yang dipilih bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing orang, seperti kambing untuk 1 orang dan sapi untuk 7 orang.
Untuk menyempurnakan ibadah bulan Dzulhijjah tepatnya di hari Idul Adha dengan menjadi shohibul kurban, ada beberapa sunnah yang bisa dilakukan.
Baca Juga: Kapan Hari Raya Idul Adha 2024? Ini Jadwal Lengkap Sesuai SKB 3 Menteri
Secara umum sunnah bagi shohibul kurban yang banyak diketahui yaitu menunda atau tidak memotong kuku dan rambut sampai hewan kurban selesai disembelih.
Sunnah-sunnah tersebut bisa dilakukan sebelum sampai setelah berkurban di Hari Idul Adha, selain itu apa saja?