2. Keturunan Arab
Seorang orientalis Belanda, Mr. C.L.N van De Berg, dalam bukunya De Hadramaut et ies Colonies Arabes Dans 'I Archipel Indien, menyatakan bahwa Sunan Kalijaga adalah asli keturunan Arab.
Tidak itu saja, L.N van De Berg, juga mengatakan bahwa seluruh wali songo yang menyebarkan Islam di tanah Jawa berasal dari Arab.
Menurut buku tersebut, silsilah Suna Kalijaga dimulai dari Abdul Muthalib (kakek Nabi Muhammad), berputra Abbas, berputra Abdul Wakhid, berputra Mudzakir, berputra Adullah, berputra Khasmia, dan berputra Abdulah.
Selanjutnya Abdulah berputra Madro'uf, berputra Arifin, berputra Hasanudin, berputra Jamal, berputra Akhmad, berputra Abdullah, berputra Abbas dan berputra Kourames.
Kourames berputra Abdur Rakhim (Aria Teja Bupati Tuban), berputra Teja Laku (Bupati Majapahit), berputra Lembu Kusuma (Bupati Tuban).
Berikutnya Bupati Tuban Lembu Kusuma berputra Tumenggung Wilwatikta (Bupati Tuban) dan berputra Raden Mas Syahid (Sunan Kalijogo).
3. Keturunan China
Diantara teori asal-usul Sunan Kalijogo, yang paling kontroversial adalah yang bersangkutan merupakan keturunan China.
Hal ini berasal dari Buku Kumpulan cerita Lama, dari Kota Wali (Demak), karya S. Wardi. Disampaikan bahwa Sunan kalijogo sewaktu kecil memiliki nama Said.
Baca Juga: Soekarno Ternyata Tak Lahir di Blitar, Jejak Kelahirannya Berusaha Dikaburkan Orde Baru?
Yang bersangkutan adalah anak orang China yang bernama Oei Tik Too (Bupati Tuban Wiratikta). S. Wardi mengklaim Bupati Tuban ayah Sunan Kalijogo namanya Wiratikta, bukan Wilwatikta.
Bupati Tuban Wiratikta inilah yang memiliki putra bernama Oei Sam Ik, yang kemudian dikenal dengan nama Said.