“Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.”
Karena itu, masyarakat biasanya memilih hewan yang memenuhi syarat syariat sekaligus dalam kondisi sehat.
3. Menyembelih atau Menyaksikan Langsung
Shohibul kurban dianjurkan menyembelih hewan kurbannya sendiri jika mampu. Jika tidak, disunnahkan menyaksikan langsung proses penyembelihan.
Dalam hadis riwayat Abu Daud dan At-Tirmidzi, Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Fatimah RA:
“Berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu.”
Momen ini dianggap penuh nilai spiritual karena berkaitan dengan pengampunan dosa dan ketakwaan.
4. Menyebut Nama Allah Saat Menyembelih
Saat penyembelihan hewan kurban, umat Islam dianjurkan membaca basmalah dan menyebut nama Allah SWT.
Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Hajj ayat 36 yang menekankan pentingnya menyebut nama Allah ketika menyembelih hewan kurban.
5. Ikut Menyantap Daging Kurban
Dalam Islam, shohibul kurban diperbolehkan menikmati sebagian daging kurbannya sendiri. Selebihnya dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan.
Tradisi makan bersama olahan daging kurban juga menjadi bagian dari kebersamaan saat Hari Raya Idul Adha.
6. Memperhatikan Waktu Penyembelihan