"يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ
يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ يَا حَفِيظُ"
Setelah selesai ditulis, kertas tersebut kemudian ditempelkan di pintu rumah.
Penempatan kertas disebut berada di bagian pintu yang mudah dilewati penghuni rumah.
Amalan ini dipercaya bertujuan agar rumah diberi kelapangan rezeki dan perlindungan.
Dalam keterangan yang dinisbatkan kepada sumbernya, amalan ini disebut memiliki manfaat perlindungan.
Disebutkan bahwa rumah akan terhindar dari tindakan pencurian dan gangguan keamanan.
Selain itu, rumah juga disebut akan dilimpahi keberkahan rezeki bagi penghuninya.
Keterangan tersebut dinisbatkan kepada Abah Guru Sekumpul yang dikenal luas oleh jamaahnya.
Hingga kini, amalan tersebut masih diamalkan oleh sebagian masyarakat Muslim.
Penyebarannya terus berlanjut seiring meningkatnya minat terhadap amalan spiritual harian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!