SketsaNusantara.id - Ziarah kubur orang tua menjadi amalan yang sering dilakukan umat Islam.
Praktik ini umum dijalankan saat momen tertentu. Banyak orang mencari bacaan yang ringkas dan mudah diamalkan.
Di tengah beragam tradisi ziarah, muncul penjelasan tentang bacaan sederhana. Amalan ini disebut cukup dibaca satu kali. Tujuannya untuk ketenangan dan keteguhan iman.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh Gus Kautsar. Ia menyebut amalan ini memiliki rujukan kitab klasik. Keterangan tersebut dikaitkan dengan karya Imam Malik.
Dalam penjelasannya, Gus Kautsar menyebut bacaan dimulai dengan surah Al-Fatihah. Setelah itu dilanjutkan Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Bacaan kemudian ditutup dengan surah Alhakumut Takasur.
Setelah rangkaian surah tersebut, dibaca doa penyerahan pahala bacaan. Doa ini ditujukan kepada ahli kubur dari kalangan mukmin.
Baca Juga: Dibaca 360 Kali Setiap Hari, Amalan dari Abah Guru Sekumpul Ini Disebut Membersihkan Hati dan Batin
Bacaan dilakukan satu kali saat ziarah.
Dikutip dari unggahan akun Instagram @juminah7345, berikut bacaan doa yang disampaikan secara langsung:
"إِنِّي جَعَلْتُ ثَوَابَ مَا قَرَأْتُ مِنْ كَلَامِكَ لِأَهْلِ الْقُبُورِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ"
Doa tersebut dibaca setelah rangkaian surah selesai. Gus Kautsar menyampaikan transliterasi bacaan agar mudah diamalkan.
Doa ini berisi penyerahan pahala bacaan kepada ahli kubur.
Amalan ini disebut membawa ketenangan bagi pembacanya. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai keterangan dari sumber kitab.