Ada juga yang mengamalkannya ketika merasa terbebani oleh tekanan pikiran. Doa tersebut diterima oleh masyarakat sebagai bacaan yang dapat memberi ketenangan melalui praktik spiritual.
Doa ini dikaitkan dengan upaya mengurangi stres yang dianggap muncul akibat gangguan gaib.
Informasi tersebut disampaikan tanpa tambahan penjelasan lain. Penekanan utamanya adalah jumlah bacaan yang dilakukan tujuh kali.
Selain itu, terdapat instruksi untuk mengembuskannya ke air agar doa tersebut dapat diaplikasikan sesuai tata cara yang diajarkan.
Ungkapan mengenai manfaat doa tersebut muncul dalam rangkaian penjelasan yang menyertai bacaan Arab.
Keterangan itu menyebutkan bahwa amalan dilakukan untuk mengurangi tekanan pikiran ketika gangguan dirasakan semakin berat.
Proses itu dilakukan dengan langkah-langkah sederhana yang dapat diikuti di rumah. Doa kemudian menjadi bagian dari kebiasaan spiritual banyak orang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!