SketsaNusantara.id - Di tengah derasnya arus perubahan dan ketidakpastian moral di era modern, nasihat para ulama kembali menjadi pegangan banyak orang.
Untaian kata bijak mereka tak hanya menenangkan, tapi juga memberi arah untuk tetap berjalan di jalan yang benar.
Dalam sebuah nasihat, Abah Guru Sekumpul menyampaikan pesan yang menembus lintas waktu dan generasi.
Ia mengingatkan pentingnya hubungan manusia dengan ulama sebagai kunci keselamatan di masa yang disebut sebagai akhir zaman.
“Tiada jalan untuk selamat akhir zaman ini melainkan mendekati dan mengambil berkah ulama atau wali. Baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat,” ujar Abah Guru Sekumpul dalam petikan nasehatnya yang dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @juminah7345.
Makna Kedekatan dan Berkah dari Ulama
Pernyataan tersebut bukan sekadar ajakan, melainkan penegasan atas nilai spiritual yang diwariskan para ulama terdahulu.
Kedekatan dengan ulama, menurut Abah Guru Sekumpul, tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui cinta, penghormatan, dan pengamalan ilmu.
Dalam penjelasan lanjutannya, disebutkan makna dari “mendekati dan mengambil berkah” mencakup berbagai aspek.
“Maksudnya: mendekati dan mengambil berkah yaitu, mencintai, membantu, bersilaturrahmi, hadir majelis, mengamalkan segala ilmu, wirid dan nasehat mereka ziarah kekubur mereka apabila sudah wafat.”
Dengan demikian, kedekatan yang dimaksud tidak berhenti ketika seorang ulama telah meninggal dunia.