SketsaNusantara.id – Malam pergantian tahun baru Islam bukan hanya momentum refleksi, tetapi juga waktu yang diyakini penuh keberkahan.
Sejumlah amalan sering dilakukan umat Islam di malam 1 Muharam atau dalam budaya Jawa dikenal sebagai 1 Suro.
Salah satu amalan yang menarik perhatian adalah minum susu putih. Terlihat sederhana, tetapi ternyata mengandung makna spiritual yang dalam.
Tradisi ini bukan berasal dari budaya semata, tetapi disebutkan dalam salah satu tuntunan Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, seorang ulama besar asal Mekkah yang dikenal luas di dunia Islam.
Beliau menganjurkan amalan minum susu putih di awal tahun Hijriyah, tepatnya setelah Magrib hingga sebelum Subuh pada malam 1 Muharam.
Amalan ini disebut sebagai tafaulan, yaitu melakukan suatu hal dengan harapan agar mendapatkan sifat atau keberkahan dari hal itu.
Dalam konteks ini, meminum susu putih di malam 1 Muharam dimaknai sebagai simbolisasi harapan agar sepanjang tahun menjadi tahun yang putih, bersih dari dosa, bersih dari hal-hal negatif, dan dipenuhi dengan kebaikan serta rezeki yang berkah.
Lebih dari sekadar meminum susu, amalan ini juga dilengkapi dengan doa yang dianjurkan untuk dibaca sebelum meminumnya, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @juminah7345.
Doa Minum Susu Putih:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
Allāhumma bārik lanā fīhi wa zidnā minhu