Amalan dari KH Husein Ilyas ini sederhana namun penuh makna. Ia mengajarkan harapan dan ketulusan dalam bentuk kalimat cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Membaca doa ini setelah sholat fardhu menanamkan harapan di setiap waktu yang mustajab. Konsistensi adalah kunci, karena dalam istiqamah ada kekuatan spiritual yang luar biasa.
Selain berdoa, tentu tetap diperlukan usaha nyata: menabung, mendaftar, dan menjaga kesehatan. Doa dan tindakan harus berjalan seiring agar mimpi ke Baitullah semakin dekat.
Banyak kisah menunjukkan bahwa orang yang tampaknya tak mampu secara finansial justru diberi jalan oleh Allah. Itu semua karena niat yang kuat dan keikhlasan dalam berdoa.
Amalan seperti ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari hubungan personal dengan Tuhan. Amalan tersebut menjadi simbol kerinduan seorang hamba kepada rumah-Nya.
Tak perlu ragu untuk memulai, bahkan jika rasanya belum sanggup berangkat dalam waktu dekat. Setiap langkah menuju Allah selalu mendapat balasan yang lebih besar.
Intinya, serahkan semua pada kehendak-Nya setelah berusaha dan berdoa. Semoga setiap lisan yang membaca doa ini benar-benar sampai ke haram-Nya, dan setiap hati yang merindukan akan dipanggil pada waktunya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!