Benarkah harus menunggu jika anak sudah mulai memasuki usia baligh, yang artinya telah dibebankan kewajiban untuk menutup auratnya?
Dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Al Bahjah TV yang diunggah pada 24 Februari 2025, Buya Yahya beri penjelasan begini.
Saat ini tak sedikit anak-anak perempuan yang masih kecil telah menggunakan hijab, baik di sekolah maupun saat berkegiatan di luar rumah.
Beragam model hijab untuk anak-anak juga semakin variatif, yang bisa menarik hati anak untuk menggunakannya.
Meski demikian, kadang juga terlihat anak-anak yang lepas pasang jilbabnya karena berbagai alasan.
"Mulai umur 7 tahun sudah mulai diajari menutup aurat, biarpun kadang nggak kuat, panas lepas sesaat, dipakai (lagi)," jelas Buya Yahya.
Hal ini tentu wajar bagi anak-anak yang belum paham arti menutup aurat, tetapi menurut Buya Yahya jika sudah dewasa tentu tidak lagi diperbolehkan lepas pakai jilbab seperti itu.
Lebih lanjut Buya Yahya menceritakan ada anak dari seseorang yang harusnya paham akan ilmu agama, tetapi belum memakai hijab.
Saat ditanya alasan mengapa anak tersebut belum berhijab, jawabnya karena belum haid dan masih berusia 10 tahun.
"Kalau belum haid memang tidak dosa, tapi waktu dia ngomong belum 10 tahun, ini dia salah paham," tutur Buya Yahya.
Buya pun mengingatkan, meski belum wajib karena belum haid tetapi orang tuanya wajib mengajari untuk menutup aurat.
"Maka kalau seorang ibu membiarkan anaknya di usia 7 tahun apalagi dari 10 tahun, belum menutup aurat maka ibunya yang salah, ayahnya yang disalahkan," tegasnya.