religi

Sholat Tahajud dan Puasa Panjang Masih 'Kalah'? Inilah Ganjaran Hebat di Balik Musibah Menurut Buya Yahya

Kamis, 17 April 2025 | 05:00 WIB
Ilustrasi. Hikmah di balik musibah menurut Buya Yahya. (Pexels/Pixabay)

SketsaNusantara.id - Musibah sering kali dianggap sebagai bentuk murka atau azab. Terutama saat seseorang diuji dengan kehilangan, kegagalan, atau kesedihan yang mendalam.

Tak jarang, muncul pertanyaan, “Mengapa Allah membiarkan ini terjadi pada orang baik?”

Dilansir dari unggahan akun Instagram @juminah7345, Buya Yahya memberikan pandangan yang menyejukkan sekaligus menggugah.

Baca Juga: Bolehkah Orang Tua Pakai Uang THR Lebaran Anak? Buya Yahya Berikan Catatan Penting Ramainya Saweran Idul Fitri: Miliknya Anak ya...

Menurut beliau, musibah yang menimpa orang beriman justru bisa menjadi tanda cinta dan perhatian dari Allah SWT.

Ada 3 alasan utama mengapa seorang mukmin mengalami musibah. Tiga alasan ini tidak hanya menenangkan jiwa, tetapi juga mengajarkan cara baru dalam memaknai penderitaan.

1. Penghapus Dosa Menuju Alam Barzah yang Ringan

Musibah bisa menjadi sarana penghapus dosa. Apa pun bentuk kesulitan hidup, mulai dari sakit, kehilangan, sampai kegagalan, semuanya bisa menghapus dosa-dosa yang selama ini mengendap dalam diri manusia.

Baca Juga: Bolehkah Sholat Rawatib Berjamaah? Jangan Salah, Buya Yahya Tegaskan Hal Ini Terkait Pelaksanaan Sholat Sunnah Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Buya Yahya menyampaikan bahwa musibah adalah pembersih jiwa. Seorang hamba yang di dunia ini diuji, akan lebih ringan perjalanannya di alam barzah, bahkan bisa bebas dari siksaan di akhirat. Ini seperti Allah membersihkan noda sebelum seseorang bertemu dengan-Nya.

Bayangkan jika setiap sakit yang dirasakan ternyata mengurangi beban hisab kita nanti. Bukankah itu bentuk rahmat luar biasa?

2. Pengangkat Derajat Seorang Hamba

Selain menjadi penghapus dosa, musibah juga bisa menjadi jalan untuk menaikkan derajat seseorang di hadapan Allah. Hal ini seperti kenaikan pangkat spiritual yang tak terlihat oleh mata manusia.

Baca Juga: Bagaimana Cara Membayar Hutang Puasa Orang yang Meninggal? Tidak Harus Bayar Fidyah, Buya Yahya Tunjukkan Solusi: Ada 2 Cara...

Halaman:

Tags

Terkini