SketsaNusantara.id - Ramadhan semakin mendekati akhir, namun semangat ibadah justru mulai menurun.
Masjid yang penuh di awal bulan kini mulai sepi. Banyak jamaah yang memilih sholat Tarawih di rumah atau bahkan meninggalkannya sama sekali.
Kesibukan mempersiapkan Lebaran sering menjadi alasan utama. Mulai dari belanja kebutuhan hari raya hingga mudik, semuanya menyita waktu dan tenaga.
Padahal, di penghujung Ramadhan, keutamaan sholat Tarawih justru semakin besar.
Dilansir SketsaNusantara.id dari NU.or.id, Rasulullah SAW menegaskan bahwa siapa yang sholat malam bersama imam hingga selesai akan mendapatkan pahala seperti qiyamullail (sholat semalam penuh). Hal ini diriwayatkan dalam hadits dari Abu Dzar:
"Siapa yang sholat malam bersama imam hingga selesai maka akan ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh." (HR. at-Tirmidzi).
Dengan kata lain, meskipun kita hanya sholat Tarawih selama satu jam, pahalanya setara dengan ibadah semalaman.
Bagi yang tetap istiqamah menjalankan Tarawih berjamaah di masjid, ada keistimewaan luar biasa yang dijanjikan.
Tarawih bukan sekadar ibadah rutin, tetapi juga ladang pengampunan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Jangan Asal Nyinyir! Tidak Semua Orang Bisa Tarawih di Masjid, Ini Nasihat Gus Baha
"Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau." (HR. al-Bukhari, Muslim)
Beberapa ulama menjelaskan bahwa yang diampuni adalah dosa kecil. Namun, jika pahala Tarawih begitu besar, bisa saja itu menjadi sebab dihapuskannya dosa besar atau setidaknya meringankannya.