"Ini kunci gerbangnya," ungkapnya.
Selain 2 amalan di atas, teriring amalan-amalan lain seperti memperbnyak takbir, membaca Al Quran, hingga berdzikir.
"Kalau menghidupkan mala hari raya sebanyak apapun ibadah tapi isya dan subuh tidk berjamaah, maka dia kehilangan yang paling agung," ungkap Buya Yahya.
Apabila seseorang tidak bisa menghidupkan malam Hari Raya Idul Fitri karena alasan pekerjaan, patokannya 2 amalan tadi, isya dan subuh berjamaah.
"Apabila tidak bisa, yang penting tidur dengan melakukan isya berjamaah setelah itu tidur lalu subuh berjamaah, asalkan jangan maksiat di malam hari," ujarnya.
Ketika seseorang tidak ada halangan untuk melakukan hal lain, maka diusahakan di antara isya dan subuh menjalankan amalan atau ibadah lainnya.
"Antara subuh dan isya kita melakukan kebaikan-kebaikan, jangan berani tidur tanpa isya berjamaah," kata Buya Yahya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!