religi

Ustadz Adi Hidayat: Jangan Dikira Semua Ustadz Bisa Sholeh, Jangan Berikan Saya Amplop, Tolong Bantu Saya

Jumat, 7 Maret 2025 | 07:00 WIB
Ustadz Adi Hidayat tolak amplop dari jamaah (Instagram @allah.dihati)

SketsaNusantara.id - Umumnya mengundang penceramah, pendakwah, dai, ustadz, ataupun kyai membutuhkan biaya yang sangat besar.

Terlebih jika ustadz tersebut sangat terkenal dan selevel nasional.

Bukan tidak mungkin sekali ceramah budget yang harus dikeluarkan panitia bisa mencapai ratusan juta.

Tidak jarang panitia kegiatan harus mengumpulkan sejumlah uang dari para sponsor dan donatur untuk mendanai ustadz sekali kegiatan.

Baca Juga: Sering Dilakukan! Begini Kata Buya Yahya untuk Orang yang Sholat Tarawih Tapi Tidak Qobliyah dan Ba'diyah Isya'

Selain honor, biaya penginapan, mobil untuk menjemput, hingga hidangan yang disajikan biasanya juga harus dipikirkan.

Namun ternyata tidak semua ustadz atau penceramah berbudget mahal.

Ustadz Adi Hidayat salah satunya, pendakwah yang dijuluki google Quran berjalan ini justru tidak menarif satu peserpun.

Hal tersebut dia lakukan semata-mata hanya untuk menjaga keikhlasan dan meringankan hisabnya kelak di yaumul akhir.

Baca Juga: Khutbah Jumat NU Ramadhan Hari ke-6: Kesempatan Emas Menuju Ampunan dan Surga

Lantas bagaimana dengan tiket pesawat dan lain sebagainya? Ulama kharismatik itu mengaku akan menanggungnya sendiri.

"Jangan dikira semua ustadz bisa sholeh, yang dihisab pertama di yaumul qiyamah itu 3 golongan, yang pertama itu ustadz, kyai, dai" ucap Ustadz Adi Hidayat dikutip SketsaNusantara.id dari @seatizenmedia.

"Tolong bantu saya, terutama dalam faktor keikhlasan, kelak akan ditanya, bagaimana kamu berdakwah dulu? Mereka menjawab kami berdakwah karenaMu ya Allah, kemudian dibuka filenya," lanjutnya.

"Kata Allah kadzab, ada kadzib ada kadzab, kadzib itu sekali berdusta kadzab terbiasa berdusta, ternyata kamu pergi karena popularitas, memperkaya diri sendiri, hanya cari amplop saja," tutur Ustadz Adi Hidayat.

Halaman:

Tags

Terkini