Allāhumma hawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal ākāmi wal jibāli, waz zhirābi, wa buthūnil awdiyati, wa manābitis syajari.
Artinya:
"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudaratkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon."
Doa ini bisa dibaca saat hujan mulai turun deras dan dikhawatirkan akan menyebabkan banjir. Rasulullah meminta agar hujan tetap turun tetapi dialihkan ke tempat-tempat yang lebih bermanfaat seperti perbukitan dan lembah, sehingga tidak menggenangi pemukiman dan mengakibatkan kerusakan.
2. Doa Memohon Hujan yang Bermanfaat
Selain doa di atas, Rasulullah juga mengajarkan doa agar hujan yang turun membawa manfaat dan tidak menimbulkan malapetaka. Doa ini tercantum dalam kitab Maslakul Akhyar.
Doa:
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا
Bacaan Latin:
Allâhumma shayyiban haniyyâ wa sayyiban nâfi‘â.
Artinya:
"Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat."
Doa ini bisa dibaca saat hujan turun agar air yang datang menjadi rahmat, menyuburkan tanah, dan memberi manfaat bagi kehidupan, bukan malah menjadi penyebab bencana.
Doa adalah salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang diajarkan Rasulullah. Dengan membaca doa-doa ini, semoga hujan yang turun membawa keberkahan dan kita semua terhindar dari bencana banjir.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!