Waktu sebelum fajar adalah momen yang mustajab, di mana doa-doa diangkat dan diterima oleh Allah SWT. Inilah mengapa para ulama dan orang-orang saleh selalu menjadikan sahur sebagai waktu utama untuk berdzikir dan beristighfar.
Jika seseorang belum bisa menjadi orang yang sabar, maka jadilah orang yang jujur. Jika belum bisa jujur, tetaplah taat beribadah.
Jika masih sulit, biasakan berinfaq. Jika semua itu terasa berat, mulailah dengan istighfar. Pasalnya, istighfar adalah langkah awal dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik.
Mulai sekarang, cobalah melakukan amalan dzikir ini secara rutin setelah bersantap sahur.
Usahakan bangun sebelum sahur agar ada waktu untuk shalat tahajud dan beristighfar dengan khusyuk.
Rasakan makna dari setiap dzikir yang diucapkan, bukan sekadar di bibir tetapi juga meresap ke dalam hati.
Sahur bukan hanya soal makanan, tetapi juga soal keberkahan. Memanfaatkan waktu ini untuk berdzikir dan beristighfar akan membawa ketenangan hati dan ampunan dari Allah.
Jika ingin hidup lebih tenang dan penuh berkah, jadikan dzikir saat sahur sebagai kebiasaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!