Jumat, 26 Juni 2026

Kisah Keramat Sunan Drajat: Pernah Ditolong Ikan Cucut dan Ikan Talang Sampai di Jelag, Tirakat Tanpa Makan 3 Bulan?

Photo Author
Erik Kusmiati, Sketsa Nusantara
- Jumat, 28 Juni 2024 | 21:20 WIB
Ilustrasi Seorang Wali Songo yang pernah ditolong oleh ikan cucut dan talang saat hendak berdakwah. (Pixabay/sannebaan)
Ilustrasi Seorang Wali Songo yang pernah ditolong oleh ikan cucut dan talang saat hendak berdakwah. (Pixabay/sannebaan)

Menurut The Penguin Map of Europe (1985) Tyulen adalah nama kepulauan di utara kota pelabuhan Shevchenko di tepi Timur Laut Kaspia yang masuk wilayah Kazakhstan.

Sunan Drajat dididik dalam lingkungan keluarga Jawa karena ibunya berasal dari Bupati Tuban.

Sehingga pengetahuan tentang ilmu bahasa, seni, budaya, astra dan agama lebih dominan bercorak Jawa.

Baca Juga: Berdakwah di Gresik, Mau Tau Karomah Terhebat Sunan Giri Wali Songo? Sosok Ini Berhasil Mengubah Angsa Menjadi...

Itulah sebabnya mengapa Sunan Bonang Kakak dari Sunan Drajat dikenal sebagai sesosok yang pandai mengubah berbagai jenis tembang Jawa.

Setelah itu, Sunan Drajat mengikuti jejak kakaknya dengan menggubah sejumlah tembang macapat langgam pangkur.

Berbekal pengetahuan agama dari ayahnya dan dari Sunan Gunung Jati Raden Qasim kembali ke Ampeldenta.

Namun atas perintah ayahandanya Sunan Ampel Raden Qasim berdakwah menyebarkan Islam di pesisir barat Gresik.

Namun dalam dakwahnya ini Sunan Drajat hanyut di laut dan karena hantaman ombak yang kian besar dan ditolong oleh ikan cucut dan talang.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Buku Atlas Wali Songo Karya @Agus Sunyoto, inilah cerita Sunan Drajat yang telah tertulis dalam kisah tutur dari masyarkat setempat dan berhasil ditolong hingga ke tempat Jelag.

Cerita tutur setempat menggambarkan bahwa dalam perjalanan di laut itu perahu yang ditumpangi Raden Qasim dihantam gelombang dan pecah di tengah laut.

Baca Juga: Keturunan Rasulullah SAW Ke 24 Tumbangkan Majapahit, Ini Karomah Luar Biasa Sunan Kudus Wali Songo Saat di Medan Perang

Dalam peristiwa pecahnya perahu itu Raden Qasim dituturkan ditolong oleh ikan cucut dan ikan talang sampai mendarat di sebuah tempat yang disebut Jelag.

Jelag yaitu sebuah gundukan tanah yang tinggi dibanding sekitar yang masuk ke dalam desa Banjarwati.

Kedatangan Raden Qasim disambut baik oleh sesepuh kampung yang dikenal dengan sebutan Kyai Mayang Madu dan Mbah Banjar.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Atlas Wali Songo, Agus Sunyoto, Pustaka Iman, Jakarta, 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X