Aksi Demo ASN Kemendikti tersebut berkaitan dengan pemecatan salah satu pegawai Dikti bernama Neni Herlina yang dinilai tidak sesuai prosedur.
Demo ASN tersebutt akhirnya berujung damai meski sebelumnya Satryo Soemantri Brodjonegoro sempat dituntut untuk mundur dari jabatannya.
2 Rekaman Suara Marah-marah yang Diduga Milik Satryo
Tak lama setelah aksi demo pegawai Dikti viral, beredar rekaman suara yang diduga milik Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Dalam rekaman yang diunggah akun X @cjournalist_ID, terdengar suara Satryo Soemantri Brodjonegoro yang memarahi karyawannya lantaran air di rumah dinasnya mati.
“Kenapa lagi ini, hm? (lempar barang) Sengaja? Membuat rumah ini enggak ada air. Tadi air hidup, kok tiba-tiba mati, ulah si Ricky. Kamu diam saja, nggak tanggung jawab sama sekali," begitulah suara yang terdengar dalam rekaman berdurasi 45 detik tersebut.
Beredarnya rekaman suara tersebut kian menegaskan tudingan yang disampaikan dalam demo pegawai Dikti, bahwa Satryo merupakan sosok yang arogan dan pemarah.
3. Polemik Efisiensi Anggaran Pendidikan dan KIP Kuliah
Pada 13 Februari 2025 lalu, publik kembali dikejutkan dengan beredarnya kabar pemangkasan anggaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Satryo Soemantri Brodjonegoro dikabarkan hendak memangkas anggaran KIP Kuliah dan beasiswa dalam rangka menjalankan instruksi presiden tentang efisiensi anggaran.
Rencana tersebut mendapatkan banyak penolakan terutama dari para mahasiswa penerima KIP Kuliah maupun beasiswa.
Kebijakan tersebut akhirnya diurungkan sebagaimana penjelasan Satryo Soemantri Brodjonegoro kepada awak media pada 18 Februari 2025 lalu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!