news

Beda Kelas dengan Bahlil, Anies Baswedan Tanggapi Soal 'Kabur Aja Dulu' yang Dikaitkan dengan Nasionalisme: Ini Seperti Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Sabtu, 15 Februari 2025 | 17:18 WIB
Potret Anies Baswedan menanggapi soal Kabur Aja Dulu yang trending di media sosial dan sempat dikaitkan dengan Nasionalisme oleh Bahli Lahadlia (Instagram/aniesbaswedan)

"Bagi yang punya kesempatan itu, maka gunakan dengan sebaik-baiknya. Tetap usahakan untuk berkontribusi untuk Indonesia dari manapun tinggal atau berada," pesannya.

Tak sampai di situ, Anies juga sampaikan pesan menyentuh untuk masyarakat yang tak punya kesempatan ke luar negeri. Ia memberikan semangat agar masyarakat tetap berjuang tantangan meski rintangannya akan lebih berat di masa depan.

Baca Juga: Detik-Detik Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Disemprot Masyarakat yang Antri Elpiji 3 Kg: Anak Kami Lapar...

"Bagi yang tinggal di Indonesia (tidak punya kesempatan ke luar negeri), yuk kita saling dukung dan saling jaga satu sama lain. Karena apapun tantangannya, kita hadapi bersama. Semoga Allah SWT memberi kita kekuatan," pungkas Anies Baswedan.

Perkataan Anies itu bertolak belakang dengan Bahlil Lahadalia. Menteri ESDM yang sebelumnya menanggapi soal tren kabur Aja DUlu yang dianggap tak cinta Indonesia.

"Kalau tiba-tiba ingin tinggal dan cari kerja di luar negeri, saya malah meragukan nasionalisme kalian di mana," kata Bahlil dalam video yang beredar di media sosial yang sempat ramai jadi gunjingan netizen belakangan ini.

Baca Juga: Diduga Kelelahan Mencari Gas LPG 3 Kg Potret Bapak Ini Viral dan Jadi Sorotan, Warganet Ramai Tag Akun Bahlil Lahadalia dan Gerindra

Pernyataan Anies ini dianggap sebagai respons terhadap komentar Bahlil yang sebelumnya meragukan nasionalisme individu yang memilih mencari peluang di luar negeri.

Bukan tanpa alasan tren #KaburAjaDulu muncul sebagai bentuk kritik terhadap kesenjangan sosial dan himpitan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat.

Banyak yang merasa bahwa kesempatan kerja dan kualitas hidup di Indonesia semakin sulit, sehingga mencari peluang di luar negeri dianggap sebagai alternatif yang lebih menjanjikan.

Baca Juga: Diduga Kelelahan Mencari Gas LPG 3 Kg Potret Bapak Ini Viral dan Jadi Sorotan, Warganet Ramai Tag Akun Bahlil Lahadalia dan Gerindra

Bahkan sejumlah WNI juga mengaku bahwa kemampuan dan kerja keras mereka lebih dihargai saat kerja di luar negeri dibandingkan kerja di Indonesia. Hal ini mendorong masyarakat terutama anak muda ingin pindah atau "kabur" ke luar negeri, dengan alasan utama untuk memperbaiki kesejahteraan mereka.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini