SketsaNusantara.id - Belakangan ini, ramai digaungkan tagar "Kabur Aja Dulu" hingga jadi trending di media sosial. Hal tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Bahlil Lahadalia dan Anies Baswedan.
Tagar "Kabur Aja Dulu" mencerminkan kekecewaan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, terhadap kondisi sosial dan ekonomi di Tanah Air.
Banyak yang merasa bahwa mencari peluang di luar negeri menjadi solusi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Fenomena ini membuat Anies Baswedan ikut bersuara. mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan pandangannya melalui sebuah video yang diunggah di akun X (sebelumnya Twitter) miliknya.
Dalam unggahannya, Anies menanggapi tentang cuitan salah satu warganet tentang "mencintai Indonesia" yang ada hubungannya dengan tren Kabur Aja Dulu.
Anies menekankan bahwa cinta kepada Indonesia bukan hanya ditunjukkan saat negara dalam kondisi baik, tetapi justru diuji ketika negara menghadapi berbagai masalah dan membutuhkan perubahan.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akrab dipanggil Abah itu juga mengajak masyarakat untuk tetap mencintai Indonesia meskipun sedang menghadapi berbagai tantangan.
"Akhir-akhir ini banyak yang tanya, bagaimana cara tetap mencintai Indonesia. bahkan ada yang ragu, memangnya masih relevan?" kata Anies dari video yang diunggah akun X @aniesbaswedan dikutip SketsaNusantara.id hari Sabtu, 15 Februari 2025.
"Cinta dengan Indonesia itu bukan hanya bangga terhadap negara saat sedang baik-baik saja dan terkadang cinta itu diuji, ketika negara sedang menghadapi banyak tantangan, sedang butuh perubahan," imbuhnya.
Ayah 4 anak itu juga mengakui soal Kabur Aja Dulu yang digaungkan di Indonesia merupakan perasaan masyarakat yang merasa lelah dalam perjuangan sehingga dikatakan sebagai hal yang wajar bak "cinta bertepuk sebelah tangan.
Melalui kondisi tersebut, Anies menyarankan agar siapapun bisa mengambil jeda sejenak, namun bukan berarti menyerah dan tetap berjuang.