news

Tragis! Fakta Bocah 7 Tahun di Jember Tewas Dianiaya, Pelaku Ternyata Sering Membawakan Mainan dan Makanan

Sabtu, 15 Februari 2025 | 07:13 WIB
Jenazah saat tiba di rumah duka. (Dok. SketsaNusantara.id)

 

SketsaNusantara.id – MFA (7), bocah asal Kecamatan Silo, Jember, ditemukan tewas setelah mengalami penganiayaan keji. Pelaku adalah ayah tirinya sendiri, M. Alfiyanto (25), yang selama ini dikenal dekat dengan korban.

MFA merupakan anak dari Irmawati (23), istri siri Alfiyanto. Sehari-hari, bocah itu tinggal bersama ibunya di rumah sang nenek di Desa Sumber Pakem, Kecamatan Silo. Sementara Alfiyanto tinggal di Dusun Krajan, Desa Garahan, yang masih berada di kecamatan yang sama.

Menurut Jamila (47), kerabat pelaku, MFA dan Alfiyanto memiliki hubungan yang sangat dekat. Saat ada acara keluarga atau liburan, Alfiyanto selalu menjemput MFA dan Irmawati.

Baca Juga: Kebakaran Rumah Makan di Sumbersari Jember, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp25 Juta

“Anak itu sangat dekat dengan ayah tirinya. Pelaku sangat perhatian, bahkan ketika makan juga sering disuapin,” ujar Jamila kepada SketsaNusantara.id, Jumat 15 Februari 2025.

Jamila menambahkan bahwa setiap kali berada di Garahan, MFA lebih banyak menghabiskan waktu dengan Alfiyanto dibandingkan ibunya sendiri.

“Kalau sedang di sini, MFA lebih dekat dengan Alfin. Mau mandi atau makan, pasti minta diperhatikan ke Alfin,” imbuhnya.

Baca Juga: Kebakaran Rumah Makan di Sumbersari Jember, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp25 Juta

Sehari-hari, Alfiyanto bekerja sebagai penebang pohon sengon. Setiap kali menerima upah, ia selalu membawa sesuatu untuk MFA, seperti bakso atau mainan.

“Alfin itu ikut bapaknya kerja sebagai penebang sengon. Ketika dapet uang, setelah kerja dia pasti ke rumah MFA sembari membawakan sesuatu (bakso atau mainan),” ujar Jamila.

Pada Sabtu 8 Februari 2025, Alfiyanto menjemput MFA dan ibunya untuk menghadiri hajatan keluarga di rumah Jamila.

Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Anak Kecil di Jember, Dikubur di Kebun oleh Kekasih Sang Ibu

Keesokan harinya, Minggu 9 Februari, sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku membawa korban keluar rumah. Saat itu, Irmawati sedang sibuk membantu keluarga yang menggelar hajatan.

Halaman:

Tags

Terkini