SketsaNusantara.id - Banyak kalangan yang menyebutkan bahwa proyek IKN (Ibu Kota Negara) kini telah mangkrak dan ada kemungkinan tidak akan diteruskan, ini kata mantan Presiden Jokowi.
Jokowi merupakan presiden ke 7 RI yang telah mewujudkan pembangunan IKN, sekaligus perencana ibu kota Jakarta akan dipindahkan ke Kalimantan.
Namun kini IKN diisukan telah mangkrak dan tak akan diteruskan dengan berbagai alasan mulai dari diblokirnya dana operasional pembangunan hingga berbagai macam alasan yang muncul.
Baca Juga: Diisukan Mangkrak dan Dana Pembangunan Diblokir, Ini Pendapat Hotman Paris Saat Kunjungi IKN
Sebagai orang yang telah mewujudkan pembangunan IKN, mantan Presiden Jokowi, menjawab berbagai pertanyaan terkait IKN dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Najwa Shihab.
Terkait IKN Jokowi menjawab wajar jika saat ini ada keterlambatan pembangunan sehingga IKN tak bisa selesai tepat waktu.
Menurutnya, pembangunan IKN merupakan proyek besar dan merupakan program jangka panjang sehingga wajar jika ada hal-hal yang kemudian di luar rencana awal dan tak sesuai target.
Baca Juga: IKN Terancam Mangkrak, Video Lawas 8 Artis Ini Jadi Sorotan, Irwansyah Kena Sentil Netizen
"Sekali lagi IKN ini adalah proyek jangka panjang bisa 10 tahun, bisa 20 tahun," jelas Jokowi.
"Ini ibu kota yang pindah, pindah rumah saja ruwetnya seperti itu, apalagi ini mempersiapkan perpindahan ibu kota jadi persiapannya harus betul-betul sempurna batu pindah," tambahnya.
Menurutnya lagi, IKN merupakan rencana yang sudah lama sejak presiden pertama RI, Soekarno dan dieksekusi pada zaman mantan Presiden Jokowi.
Jokowi mewujudkan apa yang direncanakan Soekarno sebab menurutnya secara makro ekonomi PDP Indonesia 58 persen PDP ekonomi berputar di Jawa, padahal Indonesia memiliki 17 ribu pulau.
Alasan yang kedua mengapa ia memilih mewujudkan apa yang menjadi ide dari Soekarno tersebut adalah 56 persen penduduk Indonesia ada di Pulau Jawa sehingga menurut Jokowi magnet Indonesia akhirnya hanya terpusat di Jawa.