"Jadi yang awal alokasinya 20 persen, kini menjadi 10 persen dari alokasi pangkalan yang diberikan kepada pengecer," jelasnya.
Ikbal menegaskan, tidak ada kelangkaan LPG 3 kg dari dampak perubahan kebijakan sebelumnya dan stoknya masih relatif aman.
"Untuk stok kita masih aman dan tidak ada kelangkaan, jangan menganggap dengan kebijakan kemarin membuat asumsi menjadi langka. Kami pastikan untuk stok masih aman selama ini," pungkasnya.
Ia menambakan, terkait dengan harga LPG 3 kg masih sama tarifnya di pasaran dengan harga eceran tertinggi yakni, Rp18 ribu.
"Harga Rp18 kg ini tetap untuk 3 kg," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini