Beredarnya surat penolakan ini pun memicu kekesalan netizen.
“Kebangetan. PAT (Pramoedya Ananta Toer) seorang jurnalis dan penulis yang hebat hidupnya untuk berkarya dalam tulisan, jangan terkecoh peristiwa G’stok,” komentar salah satu netizen.
Sebelumnya, rencana penggunaan nama Pramoedya Ananta Toer sebagai nama jalan di Blora mulai mencuat pada 2023 lalu.
Usulan masyarakat tersebut diterima oleh Bupati Blora Arief Rohman pada tahun 2023.
Ia pun mengungkapkan akan membahasnya bersama DPRD terkait usulan tersebut.
Awalnya, nama Pram direncanakan unuk mengganti nama Jalan Sumbawa, yang merupkan akses menuju penulis buku Bumi Manusia tersebut.
Namun rencana tersebut batal lantaran dapat membuat warga terbenani masalah administrasi seperti mengganti alamat di KTP dan kartu identitas lainnya.
Pemkab Blora kemudian mengusulkan agar nama Pram digunakan untuk jalan baru yang sedang dibangun.
Jalan sepanjang 1.7 kilometer tersebut menghubungkan Jalan Cendana menuju Jalan Iskandar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!