news

Bahlil Disebut Membuat Kebijakan Dungu yang Berdampak pada Penderitaan Rakyat akibat LPG 3 KG Langka, Rocky Gerung: Dia Salah

Rabu, 5 Februari 2025 | 06:00 WIB
Bahlil dinilai telah mengeluarkan kebijakan dungu terkait larangan kepada pengecer LPG 3 kg. (Instagram/bahlillahadalia)

Pengamat Politik berusia 66 tahun itu juga menyinggung soal tanggung jawab moral Bahlil sebagai menteri. Apalagi, kelangkaan LPG 3 Kg berimbas pada kematian warga yang antre demi mendapatkannya.

Bahlil disebut harus menyatakan dirinya bersalah kepada publik karena tidak becus mengantisipasi kebijakan yang dia keluarkan.

"Dalam soal LPG ini ada yang meninggal kan akhirnya, ini pertanggungjawaban moralnya, artinya Bahlil sebagai menteri tentu harus datang ke publik dan menyatakan bahwa dia salah membuat kebijakan, kenapa? Karena dia tidak mampu mengantisipasi," kata Rocky.

Penderitaan rakyat pun semakin bertambah akibat harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan gas LPG 3 Kg yang belum tentu mereka dapatkan.

"Menteri yang tidak mampu mengantisipasi dengan kebijakan, sebetulnya kebijakan yang dungu, itu mengakibatkan penderitaan rakyat. Orang antre dan dengan alasan bahwa itu, hanya butuh antrean sedikitlah demi efisiensi, distribusi, tetapi kemudian tidak diterangkan bahwa antrean tersebut bisa menyebabkan emak-emak itu yang berebut dan panik karena soal kelangkaan, karena ada kelangkaan, itu tidak pernah diurai atau dijadikan semacam pelajaran mitigasi," lanjut Rocky.

Untuk menunjukkan integritasnya, Bahlil pun dinilai harus mengundurkan diri.

"Bahlil itu musti bertanggung jawab dan pertanggungjawaban tertinggi dari seseorang menteri itu di dalam integritas dirinya adalah pengunduran diri. Itu dalilnya," pungkas Rocky.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini