news

Beli LPG 3 Kg Makin Susah! Netizen Soroti Warga yang Antre Berjam-jam di Agen Gas hingga Memakan Korban Jiwa, Bahlil Didesak Mundur dari Menteri ESDM

Selasa, 4 Februari 2025 | 08:41 WIB
Potret Gas LPG 3k tabung melon bersubsidi untuk masyarakat miskin yang makin susah didapat hingga menelan korban jiwa di Tangerang Selatan. (X/pertamina)

Ramadhan selaku kerabat dekat korban mengatakan bahwa IRT di Pamulang ini sempat duduk di rumah mengaku kelelahan setelah berburu gas di agen-agen hingga akhirnya meninggal dunia.

"Kasian, dia nyari gas muter dari pagi gak dapat-dapat, ikutan ngantri di agen berjam-jam. Sempat dibawa ke RS buat memastikan ternyata memang sudah meninggal," kata Ramadhan dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @ctd.insider pada hari Selasa, 4 Februari 2025.

Belum diketahui dengan pasti penyebab korban meninggal dunia, namun masyarakat setempat berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg, apalagi sudah memakan korban jiwa.

"Pemerintah kalau bikin kebijakan tolong dikaji bener-bener dong. Jangan langsung eksekusi blass gas hilang dari pasaran kaya gini makin susah kita semua," imbuh Ramadhan.

Kejadian ini seketika menjadi sorotan publik hingga ramai jadi perbincangan di media sosial. Warganet menyayangkan kebijakan baru dari pemerintah yang makin menyengsarakan rakyat bak kembali ke 'jaman batu'.

Sejumlah warganet bahkan mendesak Bahlil Lahadalia mundur dari jabatan Menteri ESDM karena dinilai tak bisa menerapkan kebijakan yang adil bagi masyarakat.

"Innalillahi, negara ini makin miris. Emang sekarang malah balik jaman batu, udah era digital tapi masih ngantri beli gas di agen, rakyat makin susah, menterinya gak becus semua, pecat aja Bahlil!" komentar salah satu netizen.

"Gak akan peduli para pejabat, mereka sudah hidup nyaman, rakyatnya hanya diperlukan suaranya saja seterusnya diperas dan dibuat susah. Pajak naik sekarang LPG buat rakyat kecil pun dipersulit, mending Bahlil mundur aja daripada bikin susah rakyat!" komentar netizen lainnya.

"Selamat pemerintah! Kebijakan kalian telah memakan korban nyawa! Pak Prabowo, tolong rakyat kecil seperti kami yang dibikin sengsara dan Bahlil harus mudur dari jabatannya tanggung jawab udah 1 nyawa yang melayang gara-gara antri gas LPG 3 kg," protes salah satu netizen.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini